Surau TV

Banner

Futsal Porprov 2017

Drama Adu Penalti Tunda Mimpi Futsal Pekanbaru, Inhil Cetak Hattrick

Image
Monday, 06 November 2017 | 09:57:55 WIB


BANGKINANG (NUSAPOS.COM)- Pekanbaru gagal menghapus kutukan dan menghentikan hattrik Indragiri Hilir di  cabang olahraga futsal pada Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) Riau IX, Ahad (5/11) di GOR Futsal Bangkinang.


Tim Futsal Kota Pekanbaru harus menelan pil pahit  dalam adu penalti.Setelah  bermain imbang 2-2 di waktu 2x20 menit dan babak tambahan 2x5 menit.

Futsal Indragiri Hilir pun sukses menggenggam medali emas ketiga sejak pertama kali cabang olahraga Futsal dipertandingkan di ajang Porprov  Riau.

Pertandingan kedua tim kekuatan futsal di Bumi Lancang Kuning ini berlangsung ketat dan seru.

Buktinya selain disaksikan ratusan suporter dari kedua kubu, tampak hadir Waketum Asprov PSSI Riau/ Ketua  Asosiasi Futsal Provinsi Riau Agus Syamsir, Sekretaris Umum Asprov PSSI Riau Zulfahmi Adrian, Penanggung jawab kontingen Pekanbaru Anis Murzil, Sekum Askot PSSI Kota Bambang Pratama dan beberapa petinggi KONI Kabupaten/ Kota.


Tim besutan trio Drs Abrar, Safriadi dan Waldos Kenedi sempat memberikan harapan. Gol Rizki" Colak" Adi Gunawan menit ke 5  sempat membuat penonton bungkam, tapi tiga menit kemudian Inhil berhasil menyamakan kedudukan 1-1 via gol A Irham.Skor tak bergeming sampai akhir babak pertama.

Usai restart, kedua tim tampil semakin berhati-hati. Tapi lagi-lagi Pekanbaru membuat kejutan.Kapten tim Ahmad Sumardi mencatatkan namanya di papan skor menit ke 24.

Ketinggalan satu gol tak membuat Agustian cs tertekan, mereka tetap tampil tenang. Hasilnya empat menit kemudian pemain pengganti Alfino berhasil menceploskan bola rebound tendangan keras mantan pemain pra PON Riau Agustian.Papan skor kembali sama 2-2. Waktu normal berakhir, kemudian dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu 2×5 menit yang masih belum mampu merubah skor.

Kegagalan satu eksekutor penalti membuat impian Pekanbaru untuk meraih medali emas pertama akhirnya terkubur.

"Anak-anak sudah maksimal, inilah hasil akhirnya.Kecewa pasti, tapi inilah pertandingan kita memiliki banyak peluang, tapi dewi fortuna tidak berpihak kepada kita," kata pelatih futsal Pekanbaru Safraidi.


Disisi lain, Manajer  Futsal Inhil Yusnaldi kepada wartawan mengatakan, ini adalah gelar ketiga Inhil di pentas Porprov Riau. Pada final Porprov VII 2011 di tanah sendiri, Tembilahan tahun 2011, Inhil juga mengalahkan Pekanbaru dengan skor 7-4. Kemudian final Porprop VIII tahun 2014 Inhil menang atas tuan rumah Inhu 5-2.

“Kami selalu lakukan pembinaan. Pembinaan itu tak hanya cukup satu bulan tapi pembinaannya jangka panjang,” beber Yusnaldi terkait keberhasilan timnya mempertahankan gelar juara.

Ia menambahkan, dalam menghadapi Porprov IX di  Kampar, timnya selalu melakukan evaluasi dan strategi apa yang digunakan untuk meraih kemenangan. “Kami tim manajemen, pelatih dan asisten fokus bahwa taget kami di Porprov emas,” ulasnya.

Sementara itu Pelatih Inhil Taufiq mengatakan tim ini bertekad untuk mempertahankan kembali medali emas di Porprov X mendatang 

 

 

Sumber : -

Laporan : Yudi Waldi

Editor : Yudi Waldi

loading...